Tuesday, March 8, 2022

Review Buku #Bebas Takut Hamil dan Melahirkan

    Calling all Mama, calon ibu, calon istri, bahkan yang masih gadis pun bisa ya baca buku ini,..
Pada kesempatan ini, saya akan mereview buku berjudul "Bebas Takut Hamil dan Melahirkan" yang ditulis oleh Bidan Yesie Aprilia, beliau dikenal sebagai pelopor dan pioner gentle birth di Indonesia. 
Buku ini terdiri dari 213 halaman; terbagi menjadi 2 bab yaitu Rayakan Kehamilanmu dan Melahirkan Nyaman.



    Dalam bab pertama, penulis memaparkan tentang betapa kita sebagai perempuan harus bersyukur akan karunia dari Sang Maha Pencipta atas kehamilan. Ya, betapa Allah sudah mendesain tubuh para wanita untuk dapat mengandung dan melahirkan, karena itulah para calon ibu harus mensyukurinya dengan cara-cara seperti: memberdayakan diri, merawat tubuh dan janin selama di dalam kandungan, menjaga kesehatan emosi, menghormati jiwa, belajar untuk lebih peka dan mendengarkan janin, lebih mengenali tubuh kita dalam memberikan sinyal selama masa kehamilan. Lebih lanjut, penulis juga mengajak calon ibu untuk melakukan prenatal gentle yoga sebagai salah satu bentuk syukur dan sebagai persiapan menuju kelahiran si buah hati. Sebagai penutup bab pertama, buku ini memberikan gambaran "birth plan" yang dapat kita terapkan sebelum melahirkan.

    Selanjutnya pada bab kedua, penulis mengajak kita mengetahui tentang tahapan dalam persalinan, juga bagaimana melakukan afirmasi positif saat proses melahirkan. Selain itu, kita juga bisa mengetahui informasi seputar apa saja yang seharusnya dan bisa dilakukan oleh support system kita baik itu pasangan (calon ayah) maupun keluarga yang akan mendampingi ibu selama persalinan.Tak ketinggalan juga, sebagai penutup bab kedua, penulis memberikan ilustrasi template "daily routine" selama kehamilan dan "gratitude list" sebagai sarana untuk para pembaca yang ingin berlatih mengisi template tersebut sebagai ajang menambah kesyukuran atas karunia kehamilan yang dianugerahkan oleh Allah.

Well, gimana bu ibu..? cukup padat merayap kan ya? Tapi percaya deh, membaca buku ini tuh ga akan bosan lho,.. karena bahasa nya sungguh lugas, mudah dipahami, dan menurut saya hampir setiap kalimatnya mengandung hal positif yang membuat pembaca mengangguk-angguk tanda setuju dan mengaminkan pemikiran penulisnya.

    Dua bab yang tersaji dalam buku tersebut, menurut saya isinya daging semua dan sangat powerfull dalam membawa pemikiran kita untuk mengusahakan, memberdayakan tubuh dan diri kita yang sudah dilengkapi dengan "aksesoris" terbaik dari Sang Maha Pencipta menjadi lebih siap dan lebih prima dalam mempersiapkan kelahiran si jabang bayi. Melalui buku ini juga pembaca diajak berkenalan dengan bayi sejak di dalam kandungan, hingga kita mengetahui bahwa bayi yang akan keluar dari rahim kita ini sejatinya sangat pintar karena secara alami dapat mencari jalan keluarnya sendiri dan bisa memberikan sinyal-sinyal kepada si ibu. Buku ini membawa ‘message’ besar yang meyakinkan semua wanita bahwa tubuh kita ini sangat spesial dan telah didesain sedemikian sempurnanya untuk melahirkan bayi yang juga merupakan makhluk yang pintar bahkan sejak sebelum lahir ke dunia. Pesan utama lainnya dari buku ini adalah bahwa dengan anugerah tersebut, maka para calon ibu dapat mempersiapkan diri lahir dan bathin secara optimal untuk melahirkan secara alami (terlepas melalui prosedur lahir normal maupun sesar ya) dengan  tenang, nyaman, dan minim trauma. 

Hal lain yang saya suka adalah penulis membahas detil tentang fase-fase melahirkan seperti tahapan kontraksi, lengkap dengan gambar dan tips serta apa saja yang sebaiknya dilakukan calon ibu pada tiap fase kelahiran. Gaya penuturannya pun simpel dan informatif. Buku ini juga memberikan ceklis apa saja yang perlu disiapkan saat survey tempat melahirkan lengkap dengan alternatifnya. Membaca buku ini benar-benar paket komplit deh buat para calon ibu. 

    Sejujurnya saya membaca buku ini sudah hampir telat yaitu ketika memasuki trimester ketiga kehamilan anak pertama saya. Tetapi saya rasa tetap lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali dalam kebaikan ya..Karena membaca buku yang kita yakini bermanfaat insha Allah akan  mendatangkan kebaikan dan menambah wawasan kita, jadi.. saya tetap kebut baca buku ini waktu itu. 
Dan terbukti,, saya yang tadinya tidak mengerti tentang melahirkan, yang tadinya deg-degan dan over thinking menjelang persalinan, alhamdulillah setelah membaca buku ini (walaupun marathon bacanya) jadi lebih rileks, lebih siap dalam menyambut kelahiran anak pertama. Setidaknya setelah baca buku ini, saya ga buta-buta banget soal melahirkan dan jadi bisa legowo menerima keadaan saya saat lahiran. Ketika saat itu saya mengalami ketuban pecah dini pun, alhamdulillah saya tetap tenang dan bisa mengelola "self control" dengan lebih baik.
Meskipun memang akan lebih baik jika saya bisa membacanya lebih awal, karena dalam buku ini ada juga panduan gerakan-gerakan prenatal yoga praktis yang seharusnya bisa lebih rutin saya praktekkan.
Dari buku ini pula, saya baru tahu bahwa selain berpikir positif, latihan pernafasan yang tepat adalah salah satu kunci kita dapat menghadapi persalinan dengan lebih tenang dan nyaman. 

Demikian review dari saya, semoga bermanfaat ya…😊😊

Buku ini menurut saya sangat rekomen dibaca oleh calon ibu, bahkan yang sudah punya anak pun tetap relevan baca ya, siapa tahu kan berencana mau punya anak lagi.. he he..

PS: bisa juga sih kalau mau dikadoin untuk teman atau saudara yang mau punya anak. 

Selamat membaca ya.. ! 

Salam literasi 📚📖

#reviewbuku #rabuku #ibuprofesionaltangsel #rumbelliteracyiptangsel #iptangsel



Wednesday, March 2, 2022

Persiapan Sebelum Berenang

 Halo,, 

Sudahkah hari ini teman-teman berolahraga?

Waah, malah kayaknya saya yang belum berolahraga nih, huhu,, 

semenjak lahiran anak kedua, pe er besar bagi saya yang belum rampung adalah bagaimana agar konsisten berolahraga.

Padahal yaaa seperti yang kita semua tahu, bahwa olahraga itu merupakan kebutuhan yang sebenarnya termasuk semi primer juga ya di masa pandemi seperti ini.

Selain itu, olahraga juga menurut saya, merupakan hak bagi tubuh yang sudah sangat setia mensupport semua aktivitas kita. 

Jadii,,, beneran olahraga ini harus dimasukkan dalam jadwal keseharian kita ya, (baca: terkhusus untuk penulis artikel ini) hehhe

Anyway,, dalam tulisan kali ini (dan semoga bersambung ke tulisan-tulisan selanjutnya) saya ingin membahas salah satu olahraga yang selain menyehatkan juga dianjurkan oleh Rasulullah (sunnah bagi yang beragama Islam), yaitu berenang.

Jreng jreng.... ngomong ngomong soal berenang, sebenarnya saat ini saya  sedang mulai belajar nih teman-teman😁😁. Saya yakin deh teman-teman pasti banyak yang sudah mahir berenang ya..

Mengapa saya baru belajar sekarang? Tak lain dan tak bukan,, ya bisa dibilang pas emang baru sekarang ada kesempatannya. 

Singkat cerita, dulu banget saat masih kecil, saya pernah hampir tenggelam di pemandian desa tempat nenek. Setelah itu, sebenarnya engga trauma sih, tapi memang qadarullah belum ada kesempatannya hingga sekarang. 


Next, sebelum memulai berenang, saya harus cari tahu nih, apa saja yang dibutuhkan sebelum berenang?

Pertama, pastinya peralatan yang bisa mendukung berenang ya, seperti baju renang (untuk yang berhijab tentunya akan lebih baik jika memiliki baju renang muslimah), kaca mata renang yang akan melindungi mata kita saat berenang. Peralatan lainnya semisal pelampung, atau papan yang biasa dipakai sebagai alat bantu bagi pemula. Nah, kalau barang-barang lain yang seyogyanya juga di siapkan saat akan berenang yaitu handuk, baju ganti, peralatan mandi, air minum, dan jika ada jangan lupa memakai sunscreen untuk kulit kita. Sebelum berenang juga sebaiknya kita makan terlebih dahulu, tidak perlu sampai kenyang, tetapi minimal jangan sampai berenang dalam kondisi perut kosong, nanti jadi kurang enjoy.., hehe..

Kedua, persiapan yang perlu dilakukan adalah terkait kesiapan fisik kita sebelum berenang, agar tidak kaget dan sebagai ikhtiar meminimalkan risiko cedera otot.  Bagaimana sih caranya? Kita bisa melakukan pemanasan semisal stretching, berjalan mengelilingi kolam renang, dan melakukan gerakan-gerakan lain yang sekiranya bisa membuat badan kita lebih siap untuk berenang. Selanjutnya, melatih pernfasan juga merupakan hal yang penting ya teman-teman. Dengan berlatih pernafasan yang benar, maka diharapkan kita akan lebih siap dalam memperlancar gerakan renang. 

 

Nah, secara garis besar itulah hal-hal yang perlu disiapkan sebelum mulai berenang. Jika teman-teman ingin menambahkan list nya boleh banget ya tinggalkan jejak di komen. Insha Allah tulisan ini akan saya update. 

Besok juga saya akan mengikuti pembahasan hal ini melalui zoom Rumah Belajar "Aquatic Sport" dimana saya menjadi member baru di sana, Insha Allah nanti akan banyak tambahan dari coach dan para senior di sana. 

Semoga bermanfaat ya.

#ibuprofesionaltangsel #rumbelaquaticsport2022 #kolambermainrumbelaquaticsport #checkpoint1 #beachpool


Friday, February 25, 2022

Vitamin of Happiness

Setiap kita pasti ingin bahagia. Jika kita senang insha Allah segala aktivitas yang kita jalani, seberat apapun bakal terasa ringan ya, 😍

Sering kali  kita mendengar bahwa bahagia itu kita sendiri yang menciptakan. Eh gimana gimana? jadi ga boleh nih mengharapkan orang lain membahagiakan kita? 

Wait!!… ya enggak begitu juga sih ya memaknainya. Tentu saja boleh, apalagi jika sumber nya adalah keluarga, tapi upayakan agar diri kita bahagia terlebih dahulu. Alih-alih bahagia.. nanti malah jadi baper, pundung, ngamukk dengan rambut singa pula, kalau ternyata tidak sesuai ekspektasi.. 😁😁😁

Ya elah mak, berat banget bahasannya sih??!.. Tenang.. ga usah dibuat pusing, tulisan di sini mah selalu ringan dibaca kok.. 

Lanjut yuk..

Saya percaya setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam menemukan bahagianya.

Manusia tuh harusnya udah bahagia dengan apa yang di karuniakan oleh Allah. Tetapi tidak ada salahnya kita mencari ‘vitamin-vitamin’ yang bisa memupuk kebahagiaan.  

Saya adalah pecinta coklat, keju, susu, sayur, buah, es krim, mie ayam, bakso, soto, hmmm apa lagi ya? 

lah kok jadi banyaak yaa?..semoga yang baca tidak menjadi lapar nih, hehehe..

Tapi dari sekian banyak makanan itu coklat  yang langsung saya cari saat tiba-tiba bad mood, sedih, dan butuh tenaga ekstra untuk beraktivitas.

coklat tuh kaya booster gitu lho bagi saya. Seketika rasa penat hilang berganti dengan jiwa yang berbunga-bunga. Coklatnya pun bisa dark chocolate ataupun segelas coklat hangat, bisa juga sekedar roti bersalut coklat.

Nah kalo vitamin lainnya yang membuat saya bahagia tuh diantaranya dengan mengaji. 

Mengaji bisa banget bikin hati rasanya langsung nyesss, adeem banget

Lebay sih ya.. tapi ya begitulah adanya.

Meskipun kadang pas bisanya baca hanya 1 halaman, rasanya hati tuh langsung legaa, siap menghadapi tantangan-tantangan berikutnya, dan happy!! Apalagi kalau bisa baca banyak halaman, jiwa rasanya lebih ternutrisi.

Kalau untuk teman-teman.. kira-kira ‘vitamin’ apa sih yang bisa memberikan kebahagiaan? 

Semoga tulisan ini membawa manfaat,  

 Don’t forget to take your daily dose ‘vitamin of happiness’  ya! 

 

Wednesday, January 19, 2022

Resume Aliran Rasa Festival Warga Kampung Main


Tahapan terakhir dari rangkaian kampung main adalah festival warga dimana seluruh cawarga ibu profesional berpartisipasi untuk membuat satu event. 

Kali ini, kami dibagi menjadi 4 grup festival warga. Tiap grup juga merupakan gabungan dari beberapa regional. Adapun saya, tergabung di dalam festival warga2.

Feswar 2 mempersembahkan event dengan tema utama pengelolaan sampah di berbagai belahan dunia. Selain itu, ada juga tema pendamping berupa pembahasan mengenai menjalankan bisnis yang ramah lingkungan.

Tak ketinggalan, feswar 2 memberikan oleh-oleh untuk seluruh peserta berupa booklet pemanfaatan barang bekas menjadi barang baru yang bermanfaat.

Masha Allah, bersyukur banget bisa tergabung dalam feswar 2. Semua peserta saling bekerjasama dengan penuh semangat dan antusias, sesuai dengan kompetensi yang dikuasai. 

Saya terkagum-kagum menyimak diskusi persiapan event tersebut. Sungguh emak-emak yang penuh talenta dan energi positif semuanya. 

Sejujurnya saya ingin berkontribusi lebih banyak, apa daya ya saya masih sibuk dengan kerjaan kantor dan at the same time mengurus 2 buah hati toddler dan baby. jadi, ya hanya bisa mengambil peran sedikit dalam pengambilan video pembuka dan penutup. Itupun rasanya sudah bahagia banget. Alhamdulillah.

Anyway..  resume ini merupakan resume terakhir di kampung main prestAsyik , dan saya rasa saya akan merindukan kegiatan-kegiatan seperti ini di masa datang. Rasanya bahagia, nagih. sebagai bentuk apresiasi, kami semua diberikan sertifikat dari masing-masing regional. Sampai bertemu kembali di kesempatan berikutnya teman-teman feswar 2 🥰



#ResumeFeswar 2

#festivalwarga

#orientasikampungkomunitas

#balaimainceria

#ibuprofesional2021

#komunitasibuprofesional

#kampungmain3

#semestakaryauntukindonesia

#salamberprestasi

#PrestAsyik 

Friday, December 3, 2021

Review Panggung Liga Regional Kampung Komunitas Ibu Profesional

        


         Setelah mengikuti tahapan sebelumnya untuk orientasi kampung main penerimaan calon warga baru Komunitas Ibu Profesional, maka pekan lalu adalah waktu dimana kami disuguhi berbagai presentasi dari regional-regional yang ada di Komunitas Ibu Profesional. Disitu kami semua dapat melihat dan menyimak presentasi dari para pengurus regional tentang event apa saja yang ada di masing-masing regional. Inilah yang saya tunggu-tunggu karena di awal saya tertarik gabung dengan Komunitas Ibu Profesional, saya memang ingin belajar dan mengaktualisasi diri lewat kegiatan-kegiatan dalam komunitas IP. Sejujurnya pula, saya menyukai semua event yang ada di setiap regional, hehhehe kok kedengerannya maruk ya,,
tapi saya benar-benar dapat merasakan antusiasme dan semangat para pengurus komunitas dalam mengerjakan event tersebut di wilayahnya masing-masing. Namun kali ini untuk tugas resume ke-4, kami di haruskan mereview 1 saja event ter favorit menurut kami sebagai cawarga komunitas IP. 
        Nah, sekarang saya akan mereview event dari regional Efrimenia. 
        Waah Efrimenia?? apa sih itu? singkatan apa yaa..?
Mendengarnya saja saya sudah tertarik dan ingin tahu lebih dalam, hehhe. Jadii ceritanya Efrimenia ini singkatan dari Eropa, Afrika, Amerika, dan Oceania. Ya, benar,, merupakan gabungan untuk para warga komunitas Ibu Profesional yang tinggal di wilayah luar Indonesia. By the way, saya juga punya alasan khusus mengapa saya menyukai Efrimenia ini, karena ya seperti yang teman-teman tahu bahwa saya pernah tinggal juga di luar negeri, sehingga saya merasa ada kesamaan frekuensi dengan warga efrimenia ini, hehhe ceilaaah,, bahasanya berat amat buk hehhehe...
Iya, karena pernah juga merasakan keriweuhan dan juga kebahagiaan pernah tinggal di negara orang, maka rasanya salut juga dengan perempuan-perempuan hebat yang tergabung dalam region tersebut untuk tetap dapat berkontribusi bagi komunitas IP.
        Lalu, ada event apa saja sih di regional Efrimenia?
Ada Rumah Belajar (Rumbel Public Speaking). Literasi, dan Rumah Bermain (Rumin) Playdate. 
Uniknya lagi, member Efrimenia ini menamakan event- eventnya dengan nama makanan khas Indonesia lho, misalnya kerupuk. Alasan nya sih katanya agar bisa mengobati rasa kangen mereka akan masakan Indonesia. Karena itu lah yang mereka kangenin hehhe.. Kondisi ini sangat mirip dengan saya  5-7 years ago sih ya,, 
Dalam hati berdoa kenceng juga nih semoga siapa tau next time bisa jd member efrimenia juga, hehehe...

        Well, sekian review saya tentang Panggung Regional. Insha Allah nanti di postingan lain saya coba ulas ya tentang event-event menarik dari regional lainnya.






#Resume4
#Panggungligaregional
#orientasikampungkomunitas
#balaimainceria
#ibuprofesional2021
#komunitasibuprofesional
#kampungmain3
#semestakaryauntukindonesia
#salamberprestasi
#PrestAsyik

Friday, October 29, 2021

Resume Gelanggang Inspirasi Dapur Komunitas dan Ketua Kampung Komunitas

     Setelah tadi menuliskan resume dari GI founder, kini saya lanjutkan meresume sedikit tentang Dapurnya Komunitas Ibu Profesional,  dan ada juga sesi zoom ngobrol-ngobrol bareng ketua Kampung Komunitas. 

    Gelanggang Inspirasi ini sebenarnya masih merupakan tahapan awal dari rangkaian acara dalam Orientasi Kampung Main Batch 3, dan di sini tempat member baru untuk ajang lebih mengenal dapurnya komunitas, tentang mencari info sebanyak-banyaknya ada kegiatan apa saja sih di dalam komunitas Ibu Profesional? 

    Mba Yesi Dwi Fitria yang lebih akrab di sapa dengan Uni Eci, adalah ketua Kampung Komunitas Ibu Profesional. Sosoknya luar biasa ya menurut saya karena mba Eci ini berlegowo untuk mengemban amanah sebagai ketua komunitas yang anggotanya sangat banyak dan berasal dari berbagai background. Tidak mudah pastinya untuk bisa menjadi leader begini, tapi mba Eci ini bisa memaknai tanggung jawab yang dia punya menjadi sumber kebahagiaan untuk dirinya. Menurut mba Eci, bahwa proses kita bertumbuh ini akan dilihat oleh Allah, perkara hasil sudah berada di luar kendali manusia. Oleh karenanya mari kita maksimalkan usaha dan proses yang bisa kita upayakan.

Nah, untuk dapur komunitas,, ada 3 bagian yang di kupas dalam Gelanggang Inspirasi kali ini, yaitu Kelas Literasi Ibu Profesional, Media Komunikasi, Manajer Operasional Kampung Komunitas

1. Kelas Literasi Ibu Profesional (KLIP)

Dalam kelas ini, seperti namanya ya, maka kegiatan utamanya ya memang menulis. Anggota di bebaskan mau menulis apapun, tetapi jika tidak ada ide, maka pengurus memberikan tema yang berganti-ganti setiap minggunya. Bagi saya yang memang hobi menulis, tentu saja ini sangat menarik dan membuat saya ingin mengikuti programnya. 

Selain diberikan tema, kegiatan lainnya yang ada dalam kelas literasi ini adalah Podcast Klub Buku, Teras Ibu Profesional, dan ada juga bincang-bincang dengan narasumber yang kompeten di bidang literasi. Sebenarnya inti dari kelas literasi ini membiasakan dan mengkonsistenkan kebiasaan menulis untuk kita. Banyak juga anggota KLIP yang sudah menelurkan karyanya dalam bentuk buku lho,,,

Wah tidak sabar untuk ikutan dan menjadi anggotanya. hehhee

2. Media Komunikasi (Medkom)

Media Komunikasi ini di ibaratkan seperti humas nya IP, karena mayoritas berutugas menghandle  medsos nya IP. Selain itu juga Medkom adalah tempatnya membuat konten untuk IP, baik di FB, IG, maupun Youtube. 
Urutan atau alur kerja Medkom adalah sebagai berikut:

a. Racikan Ramuan Rahasia (content creator)
b. Brief oleh content creator
c. Copywriting oleh Content Writer
d. Design oleh Graphic Designer
e. Proof Read oleh Content Writer
f. Proof Read oleh Editor
g. Sosmed Uploading

Menarik sih ya,, dan ini cocok juga untuk yang memang memiliki passion dalam bidang pembuatan konten, design baik video maupun gambar, dan juga untuk yang seneng menulis.

Rubrik yang dimiliki Medkom adalah:

  1. CATATAN IBU : Pesan dan ısi hatı Founder IP yaitu Ibu Septi Peni Wulandani
  2. ROMAN KOMUNITAS : Curhatan Ketua Kampung yaitu Ibu Yesi Dwi Fitria
  3. RAHASIA IBU : Profil perempuan Inspiratif baik dari IP atau non IP
  4. BERITA IBU : Info event IP nasional atau komwnitas dari regional
  5. IBU BISA : Pengembangan potensi ibu, kolaborasi dengan SR.
  6. KARYA IBU : Pamer haskar rumbel regional
  7. PESONA IBU : Seputar kesehatan dan kecantıkan
  8. IBU TAMASYA : Seputar wisata budaya. kuliner belanja
  9. IBU MENYAPA : Konten ringan untuk memancing interaktif
  10. LAYAR KABA : Info dan ulasan seputar Kampung Bakat
  11. KABAR KAMPUNG : Info seputar kampung komunıtas
  12. RUANG KLIP/LITERASI IBU : Seputar dunia kepenulisan dan KLIP
3.  Manajer Operasional (Manop)

Terdapat beberapa area operasional dalam Komunitas Ibu Profesional yaitu 

a. Manajer Operasional Pusat yang dipegang oleh mba Evi, dimana tugasnya adalah memegang data dari seluruh anggota Kampung Komunitas. 
b. Manajer Keuangan yang di pegang oleh mba Tika dimana tugasnya adalah merapikan catatan keuangan di Kampung Komunitas
c. Manajer Program yang di pegang oleh mba Wahyu dimana tugasnya adalah membuat seluruh program dalam Kampung Komunitas seperti Kampung Bakat, super camp, event2 IP lainnya.
d. Manajer Aktivitas yang dipegang oleh mba Iyie yang tugasnya mengatur aktivitas dalam Rumba, Rumin, dan Rumbel, serta event yang ada di Kampung Komunitas. 


Nah, semakin tahu tentang dapurnya Komunitas Ibu Profesional, semakin saya jatuh cinta dan tidak sabar ingin berinteraksi di komunitas.




#Resume3 #GelanggangInspirasiDapurKomunitasdanKetuaKampungKomunitas #OrientasiKampungKomunitas #BalaiMainCeria #IbuProfesional2021 #KomunitasIbuProfesional #KampungMain3 #SemestaKaryaUntukIndonesia #SalamBerprestasi #PrestAsyik


Resume Gelanggang Inspirasi Founder Kampung Komunitas Ibu Profesional

 Selamat siaang,,

saya kembali lagi nih..kali ini tulisan saya masih tentang resume kegiatan yang diadakan oleh Komunitas Ibu Profesional yang menghadirkan founder Ibu Profesional, tak lain dan tak bukan adalah ibu Septi Peni Wulandani.

Bagi yang belum pernah tahu tentang ibu Septi, berikut nih saya sertakan cv beliau yang Masha Allah, saya takjub dibuatnya,, 



Dalam gelanggang inspirasi founder ini, beliau membeberkan bahwa setidaknya ada empat hal yang harus kita perhatikan sebelum kita memutuskan untuk bergabung dengan sebuah komunitas, yaitu:

1. Sosok Founder Komunitas

Jadi, ketika akan bergabung di sebuah komunitas sebaiknya kita cari tahu terlebih dahulu siapa sih foundernya, siapa pencetusnya sehingga terlahir komunitas tersebut. Hal itu dilakukan agar kita juga bisa menilai kira-kira apakah kita akan cocok atau memiliki visi yang sama apa tidak dengan sang founder. Dengan tahu siapa foundernya, kita juga jadi ada gambaran akan dibawa ke arah mana komunitas tersebut, kemudian akan kemana arah yang akan kita tuju jika tergabung di dalamnya..Kalau misal tidak atau belum kenal dengan foundernya bisa kita coba googling, atau bahkan jika perlu kita bisa mendatangi dan berkenalan langsung dengan foundernya lho,, ehheheh tipsnya cukup unik ya tapi bagus juga sih kalau mau menerapkan.

2. Passion / Minat kita

Pada saat akan masuk komunitas, tentunya kita ingin ya bisa mengaktualisasi diri kita dan ingin bisa berinteraksi dengan terlibat dalam kegiatan yang sesuai dengan passion atau minat kita. Oleh karenanya penting juga untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang apa saja kegiatan yang diadakan oleh komunitas itu, apakah cukup bisa mewadahi keinginan atau kehausan kita akan ilmu atau sesuatu hal, sehingga ketika berkomunitas nantinya kita bisa terus semangat dan termotivasi untuk berkembang, karena kita merasakan bahagia bisa berkecimpung dalam passion yang kita sukai. 

3. Core Values 

Kita harus mengetahui bagaimana komunitas tersebut bergerak, dan nilai-nilai apakah yang dianut oleh komunitas. Agar ketika kita sudah tergabung di dalamnya, kita merasa nyaman, cocok, dan tenang disebabkan nilai-nilai yang ada pada komunitas sejalan dengan visi misi keluarga atau hidup kita. Jika core valuesnya tidak sesuai bagi kita, maka sebaiknya tidak kita paksakan ya..

4. Code of Conduct 

Setiap organisasi seyogyanya memiliki aturan atau Code of Conduct yang diterapkan. Agar saat kita menghadapi permasalahan apapun, kita bisa menyelesaikannya dengan aturan yang ada, dan terwujud fairness antar seluruh member komunitas. Dalam aspek inipun, kita juga harus dapat menilai apakah code of conduct dalam sebuah komunitas tersebut memang sudah obyektif, sehingga kita dapat menjalankan peran kita dalam organisasi dengan benar dan terarah. 

Lebih lanjut, ibu Septi juga menjelaskan agar dapat menjadi ibu profesional yang bahagia, maka jangan pernah ragu untuk mengambil peran dan selalu menebar kebaikan kepada semua anggota komunitas. Dengan begitu, kita dapat memberikan manfaat baik untuk internal komunitas maupun bagi pihak eksternal yang mungkin berinteraksi juga dengan kita. 
Jika kita sudah memutuskan untuk tergabung dalam komunitas, maka kita harus berusaha selalu mencintainya, agar kita selalu pede dan bersemangat berkontribusi, dan karena hal tersebutlah kita akan menjadi pribadi yang selalu bertumbuh lebih baik. Insha Allah. 

Nah, bagaimana teman-teman semua.? apakah anda juga saat ini menjadi anggota sebuah komunitas atau organisasi? jika iya,, maka coba deh cek ricek ke 4 poin di atas, sudah kah ada? sudah cocok kah dengan value dalam diri atau keluarga teman-teman? 

Semoga bermanfaat ya..!


#Resume2 #GelanggangInspirasiFounder #OrientasiKampungKomunitas #BalaiMainCeria #IbuProfesional2021 #KomunitasIbuProfesional #KampungMain3 #SemestaKaryaUntukIndonesia #SalamBerprestasi #PrestAsyik